Pages

silahkan cari isi blog di sini

Rabu, 11 April 2012

Sejarah Kelurahan Kamonji

Kelurahan Kamonji yang ada pada umumnya adalah suatu Wilayah yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Kampung Kamonji, sebagaimana halnya dengan desa Kelurahan lainnya. Istilah kampung ini bertahan cukup lama sampai kira-kira pada tahun 1959. Nanti setelah dikenalnya istilah Desa dalam tata
pemerintahan kita, baru masyarakat secara perlahan-lahan mulai menyebut dengan istilah Desa Kamonji. 
Masyarakat yang hidup di wilayah ini cukup langgeng terbentuk dengan dasar sebagai homogenetas, walaupun pada mulanya masih dalam jumlah yang relatif kecil. 
Akan tetapi mereka telah hidup dalam satu kelompok, dan masyarakat dalam kelompok itu saling mengadakan interaksi diantara satu sama lain. 

Akibat adanya interaksi itu membawa dimana populasi mereka makin bertambah besar, mereka mulai hidup secara berkelompok-kelompok dan terpencar-pencar ditempat-tempat tertentu serta mencari pemukiman yang nyaman dan cocok untuk kelangsungan hidupnya. 

Misalnya pada waktu itu, disebelah Utara Wilayah ini terdapat satu pemukiman penduduk yang disebut Baruga (Ngata), disebelah timur disebut Siranindi, disebelah barat disebut Pogego. 

Keadaan ini berlangsung pada masa Kerajaan Palu memerintah dengan penguasa tertinggi disebut Magau. Magau yang memerintah pada waktu itu adalah Yojokodi yang mempunyai pendamping yang disebut Dewan Adat Patanggota (empat kota) yang terdiri dari :
a) Punggawa (Menteri Dalam Negeri)
b) Pabicara (Menteri Penerangan)
c) Baligau (Menteri Luar Negeri)
d) Galara (Menteri Kehakiman)

Dalam perkembangan selanjutnya, masyarakat mulai mendirikan rumah-rumah, memperluas tempat pemukiman, melakukan aktivitas pertanian, berternak, sehingga wilayah ini menjadi komunitas masyarakat yang cukup luas. Masyarakat yang hidup berpencar-pencar dibeberapa tampat telah dihimpun dan disatukan oleh seorang yang diangkat sebagai kepala kampung yang memerintah atas dasar hokum adat kampung, sehingga masyarakat menjadi satu kesatuan yang mempunyai populasi yang besar.

Setelah mengalami proses perkembangan seiring dengan mobilitas secara terus-menerus, maka sampai pada tahun 1963 kampung Kamonji ini dimana tata pemerintahannya mulai teratur baik, telah dikenal dengan sebutan Desa Kamonji bertepatan dengan masa memerintahnya seorang yang bernama G. Daeng Malindu ini makin terbuka dari keterisolasian dan beberapa bagian kecil kelompok etnis mulai masuk untuk tinggal dan bercampur dengan masyarakat yang telah ada sebelumnya (Kaili). Kelompok etnis yang dating ini antara lain suku Bugis, Arab, Manado, Jawa dan lain-lain.





Ditulis Oleh : C.U (Cari Urusan) ~ Deskripsi Blog Anda

Artikel Sejarah Kelurahan Kamonji ini diposting oleh C.U (Cari Urusan) pada hari Rabu, 11 April 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Posting Komentar